Mabuk Narkoba, Wanita Inggris Jalan Telanjang di Pusat Kota

250
Seorang wanita di Inggris berjalan tanpa busana di pusat kota setelah terpengaruh narkoba. Foto / Mirror / Moment Open

Derby, Berkattv – Seorang wanita di Inggris bernama Carrol Sinnott, 48, berjalan tanpa busana di pusat Kota Derby pada siang hari setelah mengalami halusinasi akibat pengaruh narkoba. Wanita itu melucuti pakainnya karena berhalusinasi dengan merasa kulitnya terbakar.

Anggota masyarakat yang melihatnya bergegas untuk menutupi tubuh Sinnott dengan mantel. Warga tidak tega karena wilayah Kota Derby sedang dilanda musim dingin ekstrem.

Sinnot ditangkap aparat keamanan dan telah dibawa ke pengadilan. Menurut pihak pengadilan, insiden itu terjadi di St Peter Street, Derby, pada 11 Januari 2017. Di hadapan pengadilan, Sinnot merasa bahwa kulitnya terbakar sehingga dia melucuti pakaiannya.

Menurut laporan Derby Telegraph, wanita itu tinggal di penampungan tunawisma Milestone House di Green Lane, Derby. Dia mengaku sehari sebelumnya merokok Mamba atau dikenal sebagai Black Mamba, jenis narkoba kelas B.

Sinnot mengaku sedikit ingat tentang apa yang dia alami saat dibawa ke kantor polisi sekitar pukul 14.40.

”Wanita ini benar-benar telanjang,” kata jaksa penuntut, Peter Bettany. ”Anggota masyarakat menutupinya dengan memegang mantel,” lanjut dia.

”Dia tidak bisa menjelaskan mengapa dia melakukannya, atau menjelaskan apa yang menyebabkannya,” lanjut Bettany.

Menurut Bettany, Sinnot menjadi seorang pecandu alkohol sejak berusia 20 tahun. ”Semua yang dia ingat adalah mencopot jaket serta (pakaian) atas dan melemparkannya pada seseorang,” ujarnya.

Saat menjalani sidang di Pengadilan Southern Derbyshire, kemarin (3/2/2017) Sinnott mengaku bersalah atas satu tuduhan telah menyebabkan kegaduhan di tempat umum. Tapi, hakim Kan Singh menunjukkan simpati kepadanya.

Sinnott mengaku telah merokok narkoba kelas tinggi itu selama tiga tahun terakhir. Dia sekarang menjalani terapi setelah insiden melucuti pakaian yang membuatnya malu.

“Itu jelas hal yang bodoh untuk dilakukan, tapi apa yang saya ingat adalah saya minum secangkir teh hanya mengenakan jas dan diberitahu untuk melepas pakaian saya oleh seorang perwira polisi,” paparnya menceritakan halusinasi yang dia alami.

”Saya juga ingat bahwa saya merasa kulit saya terbakar, itu alasan mengapa saya tidak memiliki pakaian apapun di (tubuh),” imbuh Sinnot. (Int)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here