Minta Kesadaran Bayar Pajak

195
Handi, Wakil Ketua DPRD Kab. Sekadau. JPG

Sekadau, Berkattv – Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Badan Pengelola Retribusi dan Pajak Daerah Kabupaten Sekadau menargetkan realisasi pajak bumi dan bangunan pedesaan perkotaan (PBB-P2), pada 2017 adalah Rp2,2 miyar. DPRD Kabupaten Sekadau menilai perlunya langkah proaktif serta harus adanya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.

Setiap tahun, target pajak sering tidak tercapai. Berbagai kendala menyebabkan target pajak tersebut tidak tercapai. Sehingga, perlunya langkah proaktif dinas terkait dalam mendongrak capaian target tersebut.

Diungkapkan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Handi, permasalahan target pajak tersebut sudah sering disampaikan dalam rapat. Hanya saja, kata dia, dari tahun-tahun sebelumnya memang sering tidak tercapai target pajak itu.

“Jadi, persoalan itu sudah sering kami pertanyakan dalam rapat, termasuk saat pandangan umum fraksi-fraksi. Berbagai alasan dikemukakan terkait kendala capaian target pajak itu,” ujarnya pada media

Untuk itu, pihaknya juga menyarankan dinas terkait untuk proaktif dalam mengejar target pajak tersebut. Namun, kata Handi, tidak kalah penting adalah kesadaran masyarakat untuk membayar pajak. “Harus ada kesadaran untuk membayar pajak,” kata Politisi Partai Gerindra itu.

Selain itu, Handi menuturkan, yang tidak kalah penting adalah masih ada potensi pajak yang belum digarap dengan maksimal. Ia mencontohkan, ada tempat wisata yang setiap tahun ribuan pengunjung datang ke sana. “Cuma belum dimaksimalkan seperti apa untuk penarikan retribusinya,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kawasan parkir, kata Handi, sudah ada titik-titiknya. Diakuinya, hal itu belum digarap secara maksimal. “Untuk itu, kami berharap semua titik-titik yang ada bisa digarap,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengelola PBB dan PBHTB Badan Pengelola Retribusi dan Pajak Daerah Kabupaten Sekadau Suparmo menuturkan, untuk PBB-P2 ditargetkan sebesar Rp2,2 milyar. Ia mengatakan, sejauh ini realisasi PBB-P2 memang sudah cukup membaik.

Suparmo tak menampik, meski sudah membaik tetapi dirasa belum begitu maksimal karena berbagai kendala yang ada. Untuk itu, pihaknya pun sudah menyiapkan langkah antipasi sehingga bisa dilakukan secara maksimal.

“Untuk tahun ini, kami akan menginventarisir ke lapangan apa saja kendalanya sebagai bahan evaluasi. Ini salah satu upaya yang dilakukan untuk bisa mencapai target tersebut,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, yang dilakukan untuk mendongkrak PBB yaitu dengan menyertakan faktur pembayaran PBB sebagai salah satu persyaratan pendaftaran siswa sekolah. Faktur itu, kata dia, juga dijadikan sebagai syarakat kenaikan pangkat berkala bagi aparatur sipil negara (ASN).

“Selain itu sebagai syarakat pemasangan instalasi air bersih PDAM. Sehingga dengan begitu, kami yakin realisasi PBB bisa meningkat,” ucapnya.

“Bagi masyarakat yang ingin mengurus PBB bisa datang langsung ke kantor dengan membawa sertifikat atau SKT dan fotocopy KTP,” ujarnya. (Joy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here