Pelatihan Kesehatan dan Pendidikan

98
Foto bersama peserta pelatihan Generasi sehat dan cerdas Kabupaten Sekadau

Sekadau, BerkatTV. Direktorat Pelayanan Sosial Dasar, Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Latih Gabungan UPK, Pokja, BKAD dan PL Kecamatan Belitang Hulu, Belitang dan Kecamatan Nanga Mahap, Kecamatan Sekadau Hulu.

Ketua Panitia Pelaksana pelatihan Isdiyono, OC Generasi sehat dan cerdas Kabupaten Sekadau, mengatakan secara umum kegiatan GSC adalah melatih para peserta di kecamatan-kecamatan bersangkutan dilingkup kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, serta bidang pendidikan untuk usia wajib belajar 9 tahun.

“Tujuannya untuk meningkatkan pengalaman, wawasan di tingkat kecamatan desa dimanapun dia berada,” ujarnya.

Ia mengatakan sasaran program berdasarkan masalah kesehatan dan pendidikan , banyaknya ragam masalah dari masing-masing sasaran yang tidak sama pada setiap individu berdampak pada jenis kegiatan yang di pilih untuk di nilai.

“Keberagaman kegiatan ini berkonsentrasi pada kebutuhan barang dan jasa, yang sangat beragam juga, baik dari sisi jenis, dan volume, interval dan masa durasi pengiriman, spesifikasi teknis, dan penjaminan kualitas, untuk itu perlu ada panduan khusus dan panduannya,” jelasnya.

Ditambahkan Madhopi, panitia penyelenggara kegitan dengan dilakukan pelatihan ini. “Harapan outputnya bagi masyarakat pemerintah dan GSC,” tambahnya.

Sementara Kepala dinas pemberdayaan masayarakat dan desa Kabupaten Sekadau, Dwi Harsono, Generasi sehat dan cerdas merupakan sebagai daya ungkit untuk pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan secara khusus untuk daerah daerah yang ditunjuk ditunjuk di Kabupaten Sekadau.

“Sasaran pada 4 kecamtan, yakni Belitang Hulu, Belitang, Sekadau Hulu, Kecamatan Nanga Mahap, kegiatan ini juga secara langsung dapat meningkatkan IPM Kab. Sekadau,” ujarnya.

Bayu mengatakan berdasarkan data Kabupaten Sekadau menduduki IPM posisi rendah di Kalbar untuk itu selaku pemerintah daerah di bidang kemasyarakatan mendukung program Generasi sehat dan cerdas Kabupaten Sekadau.

“Program ini berakhir sampai 2017 dengan dana yang sudah dikucurkan mencapai belasan miliyar rupiah. Harapannya program ini benar-benar dilaksanakan sesuai juknis, salurkan bantuan keuangan pada penerima manfaat, tanpa salah sasaran ntuk selalu koordinasi dengan sektor terkait, untuk menuju Kabupaten Sekadau maju, mandiri berdaya saing dapat terwujud,” ujar Bayu. (joy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here