Jokowi Minta Projo Lawan Saracen

44
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo

Jakarta, BerkatTV. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kelompok relawan Pro Jokowi (Projo) untuk merapatkan barisan memerangi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa di media sosial.

Ia menegaskan, kelompok penyebar kebencian dan fitnah bernuansa SARA di medsos seperti Saracen harus dianggap sebagai ancaman serius karena berpotensi merusak persatuan rakyat Indonesia.

“Jangan sampai ada yang coba-coba memecah belah, mengadu domba. Saracen-Saracenan itu harus dilawan kayak begitu. Itu memecah belah, sangat berbahaya bagi kita,” ujar Jokowi dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakesnas) III Projo di Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (4/9/2017).

Jokowi mengharapkan seluruh bagian dari Projo dan rakyat Indonesia dapat memanfaatkan media sosial untuk hal-hal yang positif dan menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan,

“Yang suka main media sosial, gunakan untuk hal positif, menjalin persatuan sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Jangan ikut-ikutan Saracen. Kalau main media sosial yang santun, sopan. Sudahlah, Polri harus tegas. Kalau ada fakta hukumnya, jangan ragu untuk ditangkap,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengharapkan agara jangan sampai muncul pertikaian antara saudara sebagsa hanya karena adu domba di medsos.

“Jangan gampang terpancing. Sampaikan dalam medsos rasa optimisme. Sampaikan kita majemuk dan beragam,” ucapnya.

Jokowi mengungkapkan, jika aparat tidak tegas dalam menindak persoalan penyebaran ujaran kebencian dan fitnah, maka Indonesia bisa direndahkan negara lain.

“Sekarang kalau enggak tegas diremehkan kita nanti. Bener ndak? Ya, termasuk ormas-ormas. Kalau jelas anti Pancasila dan tidak cinta NKRI, siapa tadi yang bilang banyak? Ya memang banyak. Itu yang harus diluruskan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here