Banjir Rendam Rumah Warga di Mempawah

149
Debit air di permukiman penduduk di Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, yang mulai mengalami kenaikan. (Foto : Fisa)

Mempawah, BerkatTVKabupaten Mempawah mulai diintai bencana banjir setelah sepekan terakhir intensitas curah hujan yang sangat tinggi terus turun. Rumah – rumah warga banyak yang direndam banjir.

“Ada beberapa titik banjir yang merendam pemukiman warga seperti di Desa Sungai Purun Besar, Peniti Dalam I, Sejegi, Pasir dan Sungai Bakau Besar Darat. Beberapa desa lain yang berada di dataran rendah juga berpotensi banjir,” ungkap Didik Kasubid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Mempawah, Didik Sudarmanto.
Diungkapkan Didik, meski belum mencapai rumah warga namun ketinggian air yang merendam pemukiman masyarakat bervariasi. Yakni antara 10-15 centimeter. Ia memprediksikan ketinggian banjir akan terus bertambah.
“Kemungkinan ketinggian banjir semakin tinggi. Karena, saat ini air dari wilayah perhuluan sudah surut dan turun ke wilayah Kabupaten Mempawah. Ditambah lagi dengan intensitas curah hujan yang tinggi membuat air meluap,” jelasnya.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun petugas terkait lainnya meminta monitoring dan pengawasan di lingkungan masyarakatnya. Jika ketinggian air terus naik, maka pihaknya akan segera melakukan langkah penanggulangan.
“Makanya kita pantau terus perkembangan banjir di masyarakat. Apabila ketinggian air terus naik, bisa saja kita lakukan evakuasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Didik mengungkapkan banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Mempawah disebabkan sejumlah faktor. Diantaranya banjir kiriman dari sejumlah wilayah di perhuluan. Kemudian air bergerak turun ke wilayah hilir dan tergenang hingga akhirnya merendam pemukiman masyarakat yang berada di dataran rendah. (fsa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here