Enam Bulan Kasus Penyiraman Novel, Ini Kata KPK

105
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan

Jakarta, BerkatTV. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendatangi Mabes Polri untuk menanyakan kembali terkait perkembangan pengusutan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Besok (11/10) bakal menjadi enam bulan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Sementara hasilnya, tidak banyak kemajuan tentang idientitas pelaku penyiraman terhadap Novel tersebut.

“Ya nanti kami lihat kembali, mungkin kami akan datang ke sana lagi untuk menanyakan kembali lagi bagaimana perkembangannya,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/10).

KPK, kata Basaria, menegaskan akan mendukung penuh dengan memberikan bantuan hukum terkait kasus hukum yang menjerat Novel Baswedan.

“Prinsipnya, KPK mendukung penuh termasuk pemberian bantuan hukum. Nanti kalau sampai mana penanganannya lebih baik ditanyakan kepada pihak Kepolisian,” ungkapnya.

Sementara terkait rencana kepulangan Novel akhir bulan ini, Basaria mengaku belum tahu pasti. Sebab informasinya, Novel bakal kembali menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan.

“Kalau saya tidak salah tanggal 21 Oktober ini masih operasi jadi belum ada kepastian juga. Setelah itu kita lihat perkembangannya,” tandasnya. Sebelumnya, operasi mata Novel Baswedan tahap pertama di Singapura telah dilakukan pada 17 Agustus 2017.

Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai shalat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Mata Novel pun mengalami kerusakan sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017. (icm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here