Askiman Belajar Pola Pendidikan Jerman

117
Rombongan Wabup Sintang saat berada di Kantor Walkota Fürth Jerman. Foto: susi

Sintang, BerkatTV. Banyak yang digali di Kota Furth, salah satu kota di Mittelranken, Bayern, Jerman, saat Wakil Bupati Sintang, Askiman berkunjung ke sana.

Salah satu yang dipelajari berkaitan dengan pendidikan. “Pola pendidikan anak di Jerman beda dengan Sintang. Di sana sudah dimulai sejak sejak bayi anak sudah dimasukan PAUD hingga usia enam tahun,” tuturnya.

Ditambahkan Askiman, di Sintang, penitipan anak hanya sekedar punya hak asuh. Di sana mulai dari nol tahun anak sudah di didik, dari sikap mental, disiplin untuk pengembangan minat bakat dan kemampuan anak.

Diceritakan Askiman masuk PAUD dari usia 0-6 bulan itu bisa menjaring karakter anak, tinggal kedepanya selesai pendidikan PAUD tinggal meneruskan kejenjang selanjutnya.

“Selain dibekali ilmu pengetahun, di sekolah ada laboratorium khusus untuk pengembangan bakat dan keterampilan siswa. Sehingga, ketika lulus, mereka punya kemampuan profesional,” terangnya.

Diskusinya bersama Walikota Furth, timbul wacana untuk saling membantu pengembangan pendidikan. Bahkan, Askiman berencana tahun depan akan membuka PAUD seperti yang diterapkan di Jerman.

“Rencana tahun depan akan kami coba untuk buka PAUD percontohan yang dikembangkan dibawah asuhan PKK. Kerjasama dengan NGO Nehemia untuk membantu sektor pendidikan,” ucapnya.

Sektor perkebunan dan pertanian juga dilirik oleh Jerman seperti lada.

“Lada sudah dikenal di sana. Kedepan kami ingin teknologi mereka ditranfer ke Sintang. Walikota Ford tahun depan akan berkunjung ke Sintang untuk menjajaki kerjasamanya,” pungkasnya.(Sus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here