Bertugas di PN Pontianak, Hakim Kusno Bebaskan Empat Terdakwa Korupsi

67
Hakim Kusno saat dilantik menjadi Ketua PN Pontianak tahun 2016 lalu. Foto: int

Jakarta, BerkatTV. Hakim Kusno yang akan menjadi hakim tunggal Sidang Praperadilan Ketua DPR RI Setyo Novanto pada Kamis (30/11) mendatang, ternyata pernah bertugas di Pengadilan Negeri Pontianak Kalimantan Barat.

Pada tanggal 3 Juni 2016 ia dilantik menjadi Ketua Pengadilan Negeri Pontianak dari sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pontianak.

Setahun kemudian, tepatnya 17 Juli 2017, Kusno dipromosikan ke PN Jakarta Selatan. Ketua PN Pontianak pun dipegang oleh Erwin Djong, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Denpasar.

Selama bertugas di PN Pontianak, Hakim Kusno telah menangani sejumlah kasus korupsi. Empat terdakwa kasus korupsi diantaranya divonis bebas olehnya.

“Saat menjabat sebagai hakim di Pengadilan Pontianak, Kusno tercatat empat kali membebaskan terdakwa korupsi,” ungkap Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW, Emerson Yuntho, Minggu (26/11).

Keempat orang tersebut diantaranya, Dana Suparta yang terseret dalam perkara korupsi Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan di Kabupaten Kapuas Hulu tahun Anggaran 2013. Kusno memberikan vonis bebas itu pada 8 Desember 2015 lalu.

Lalu, Muksin Syech M Zein, terdakwa perkara korupsi Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan di Kabupaten Kapuas Hulu tahun Anggaran 2013 yang divonis bebas pada 8 Desember 2015.

Di hari yang sama, Kusno juga membebaskan Riyu dalam perkara yang sama.

Terakhir, vonis bebas juga diberikannya kepada Suhadi Abdullani di perkara korupsi jual beli tanah untuk pembangunan terminal antar negara di belakang Terminal Induk Singkawang pada 22 Februari 2017.

Yang cukup menonjol, Kusno juga menjatuhkan vonis ringan yakni 1 tahun penjara kepada anggota DPR RI Zulfadhli terdakwa perkara korupsi dana bantuan sosial Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam program tahun anggaran 2006-2008 itu, negara dirugikan hingga Rp15 miliar.(int)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here