Banjir Di Perbatasan Indonesia – Malaysia Sudah Surut

118
Kondisi banjir yang sempat merendam Kecamatan Badau, daerah perbatasan Indonesia - Malaysia wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat. (Foto : Ist)

Putussibau, BerkatTV. Banjir yang terjadi sejak Jum’at (24/11) malam di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu sudah surut total.

“Banjir sudah surut total sejak pagi tadi, jadi aktivitas masyarakat kembali normal seperti biasa,” kata Camat Badau, Adenan.

Ia menjelaskan banjir di daerah perbatasan Indonesia – Malaysia itu memang sempat merendam sejumlah titik seperti di belakang SD Negeri 1 Badau, Lapangan Bola Badau, Komplek Kantor PLN Badau dan Kantor Urusan Agama Badau dengan kedalaman air rata-rata setengah hingga satu meter.

Dikatakan Adenan, air begitu cepat meluap dari Sungai Badau yang membentang di sekitar pemukiman warga akibat tingginya curah hujan.

“Sungai Badau itu meluap karena hujan semalaman pada Jumat (24/11) kemarin, tapi tidak ada warga yang mengungsi, paling warga hanya memindahkan barang-barang,” tuturnya.

Menurutnya, banjir seperti itu memang sudah biasa dihadapi warga setempat, karena banjir pun tidak berlangsung lama, paling lama dua hingga tiga hari.

“Memang sepertinya terjadi pendangkalan pada Sungai Badau, apalagi sudah padat pemukiman warga sampah-sampah juga dibuang di sungai, bisa jadi aliran air di sungai itu tidak lancar,” jelasnya.

Dirinya berharap ada perhatian serius untuk mengantisipasi banjir dengan pengerukan Sungai Badau.

“Saya akan usulkan kepada Pemerintah untuk pengerukan sungai itu agar lebih dalam lagi dan kami berharap ada perhatian khusus terhadap antisipasi bencana banjir itu,” usulnya. (ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here