Mengintimidasi PPKD dan Panwas, Masdar Terpaksa Dipolisikan

189
Surat pernyataan kesepakatan yang ditanda tangani Masdar dan Fawzi. Foto: Robby

Kubu Raya, BerkatTV. Masdar salah satu bakal calon kades yang ikut mendaftar di Pilkades Sui Asam dilaporkan ke Polsek Sui Raya oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) dan Panitia Pengawas (Panwas).

Langkah itu terpaksa dilakukan lantaran anggota penyelenggara Pilkades ini diintimidasi bahkan diancam akan dihabisi oleh Masdar yang tidak terima digugurkan sebagai peserta balon kades.

Selain Masdar, empat orang pendukungnya juga dilaporkan karena ikut terlibat melakukan intimidasi dan pengancaman yakni Sariman, Uki, Tonas dan Rodian.

“Karena diintimidasi dan diancam semua anggota PPKD dan Panwas menjadi ketakutan untuk melaksanakan Pilkades,” kata Ketua PPKD Sui Asam, Ismail ditemui kemarin.

Kejadian ini bermula usai pengumuman verifikasi hasil tes tertulis dan wawancara terhadap enam balon kades.

Masdar menempati urutan keenam karena hasil nilai tesnya paling rendah yakni 61,0625. Sehingga ia dinyatakan tidak lolos verifikasi, maka tidak bisa ikut pilkades.

Sementara urutan pertama Sumardi (incumbent) dengan hasil nilai tes 80,75, diikuti Fathurazi dengan hasil nilai 76,875, Sarino dengan nilai 73,625, Sy Solehudin dengan nilai 71 dan urutan kelima Fuad Bawasir dengan nilai 61,1875.

“Memang ada selisih sedikit antara Fuad Bawasir dan Masdar. Tapi setelah kami konsultasikan dengan dinas dan bagian hukum maka dibuatkan surat pernyataan yang isinya kedua belah pihak tetap sepakat menggunakan data asli yaitu hasil tes tertulis dan wawancara,” tambah Ismail.

Dalam surat kesepakatan itu tertuang bahwa hasil verifikasi PPKD dan Panwas tanggal 20 Oktober dicabut yang menggunakan pembulatan desimal 1 (satu). Kedua belah pihak ikut menanda tangani diatas meterai disaksikan Ketua PPKD dan Panwas serta Babinkamtibmas.

“Jadi, kami anggap sebenarnya masalah itu sudah selesai. Kalau pun ada pihak yang tidak terima maka bisa menempuh jalur hukum. Karena itu PPKD dan Panwas telah bersepakat tetap melaksanakan Pilkades sampai tahap akhir,” tegas Ismail.(rob)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here