Kades Harus Ciptakan Inovasi Pembangunan

165
Bupati Kubu Raya ketika membuka bursa inovasi desa Kabupaten Kubu Raya tahun 2017. Foto: Nia

Kubu Raya, BerkatTV. Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengajak kepala desa di kabupaten itu untuk menciptakan inovasi di seluruh bidang pembangunan.

“Lewat Bursa Inovasi Desa ini kita mengajak seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Kubu Raya, yang baru maupun yang lama untuk berinovasi,” ajaknya usai membuka Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kubu Raya di Aula Kantor Bupati, Kamis (28/12).

Ia mengatakan, jangan sampai kepala desa tidak mengakomodir ide-ide kreatif dari bawahan atau malah berpikir kalau ide dari staf tidak baik, sementara terkadang, ide-ide cemerlang dari bawahan tersebut lah yang layak dikembangkan menjadi inovasi di desa tersebut.

“Kepala seluruh kepala desa agar terus melakukan inovasi untuk pembangunan desa menggunakan Dana Desa,” kata Rusman Ali.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya, Nursyam Ibrahim, mengatakan Bursa Inovasi Desa merupakan even untuk mengevaluasi seberapa banyak produk-produk unggulan yang sudah dikembangkan di desa yang dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, termasuk perbaikan pelayanan publik.

“Karena di sini, ada produk inovasi berupa administrasi, misalnya memberi kemudahan masyarakat mendapatkan pelayanan publik di desa, maupun produk yang bersifat teknologi tepat guna,” jelasnya.

Kedepan, lanjut Nursyam, akan dilihat protype-nya seperti apa, kemudian jika dibutuhkan oleh masyarakat di desa, tentu akan dikembangkan dengan skala besar.

“Tentu yang mengerjakan dan mengembangkannya nanti adalah BUMDEs. Kita akan dorong BUMDes kelola produk-produk unggulan ini agar memiliki nilai ekonomi dan nilai jual yang tinggi,” tambahnya.

Koordinator Provinsi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Jasmadi, menambahkan Kubu Raya merupakan kabupaten ke enam yang menyelenggarakan Bursa Inovasi Desa.

“Bursa Inovasi Desa ini untuk memicu dan memotivasi desa untuk berimprovisasi mengembangkan sesuai dengan kebutuhan desanya, sesuai dengan penggunaan Dana Desa mereka,” katanya.

Bursa Inovasi ini terselenggara atas kerja keras tim P3MD, baik tenaga ahli provinsi, tenaga ahli kabupaten, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa. (nia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here