60 Persen Taksi Konvensional Tergusur Angkutan Online

335

Maraknya taksi online tak berizin membuat taksi konvensional harus melepas kuncinya. Para supir taksi konvensional pada akhirnya ada yang menjadi pengangguran bahkan ada yang justru beralih ikut mendaftar sebagai supir taksi online.

Hal itu diungkapkan Ketua DPP Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan. Ia mengatakan, ada sebanyak 60 persen dari total taksi yang beroperasi di DKI Jakarta lepas kunci lantaran pelanggan yang berkurang. Hal itu ditegaskannya, gara-gara taksi online yang tak berizin.

“Bukan ojekĀ online yang bikin taksi hentikan operasi, tapi gara-gara taksi online yang tak berizin itu, akhirnya ada sekitar 60 persen dari taksi (konvensional) yang ada di Jakarta hentikan operasi,” kata Shafruhan kepada VIVA.co.id.

Ia mengungkap, saat ini baru sekitar 10 persen dari taksi online di wilayah Jabodetabek yang memiliki izin. Dirincikannya, dari sekitar 15 ribu taksi online yang ada di Jabodetabek hanya sekitar 1.500 yang memiliki izin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here