Perlu Perda Produk Makanan Halal

165
H. Ustadz Miftah (Foto : Anca)

Pontianak, BerkatTV. Anggota Fraksi Perkasa DPRD Provinsi Kalbar, H. Ustadz Miftah, berencana akan kembali mengusulkan Raperda produk makanan halal melalui hak inisiatif DPRD Kalbar.

Miftah sapa akrabnya optimis raperda makanan halal akan disetujui fraksi-fraksi di DPRD Kalbar karena sekarang sudah ada Undang-Undang (RUU) Jaminan Produk Halal (JPH), jadi tidak ada alasan untuk menolak raperda makanan halal tersebut.

Dulu jelas Wan Is, kendala yang dihadapi Raperda makanan halal tidak ada UU diatasnya, namun sekarang UU Jaminan Produk Halal (JPH) telah disahkan.

“Mengenai untuk judul apakah makanan atau produk itu tidak ada masalah bisa menyesuaikan,” papar Miftah.

Setidaknya, dengan adanya raperda memberikan kepastian hukum bagi konsumen terhadap produk makanan dan barang konsumsi lainnya.

“Raperda ini memberikan adanya kepastian hukum bagi konsumen, khususnya masyarakat muslim sebagai konsumen terbesar,” ujarnya.

Keadaan di lapangan dalam menentukan produk halal tidaklah mudah. Diperlukan tindakan preventif terhadap setiap produk halal dengan keterangan halal. Dengan catatan, telah dilakukan rangkaian pemeriksaan dan pengawasan mulai produksi hingga peredaran produk di pasar domestik.

Menurut Miftah, meningkatnya teknologi pangan, rekayasa genetik, bioeknologi dan proses kimia biologis menjadi bagian faktor sulitnya mengontrol produk halal. Namun, adanya UU JPH dan raperda makanan halal setidaknya menjadi landasan hukum tentang sistem informasi produk halal sebagai pedoman pelaku usaha dan masyarakat. (aca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here