Harga Garam Melonjak 100 Persen

240
Ilyas (45) pedagang sembako di Pasar Sebukit Rama Mempawah saat menunjukkan dua merk garam dapur yang mengalami kenaikan harga hingga 100% (Foto : Fisa)

Mempawah, BerkatTV. Sejak beberapa waktu terakhir terjadi kelangkaan garam dapur di tingkat nasional. Imbasnya harga garam dapur di Pasar Tradisional Sebukit Rama turut melonjak. Hingga berita diturunkan, harga garam beryodium merk perahu garam mencapai Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 1.000 per bungkus ukuran 150 gram dan merk daun Rp 7.000 dari sebelumnya Rp 5.000 per bungkus ukuran 500 gram.

Ketika dilonfirmasi, Ilyas (45), seorang pedagang sembako di Pasar Tradisional Sebukit Rama Mempawah, mengaku kelangkaan garam di tingkat nasional memang berdampak pada melonjaknya harga garam hingga dua kali lipat. Sejak seminggu terakhir harga garam naik mulai dari 50-100 persen. Untuk perkarung yang isinya 200 bungkus garam ukuran dari semula harga Rp 110 ribu sekarang naik menjadi Rp 260 ribu.

“Meski harga melonjak tetapi untuk stok garam saat ini tidak masalah. Tetapi memang ada beberapa merk garam yang hilang dari pasaran. Mungkin dampak dari kenaikan itu,” ungkap dia seraya berharap persoalan harga garam ini dapat diatasi dalam waktu dekat.

Ilyas mengaku akibat kenaikan itu sejumpah ibu rumah tangga juga sempat menggerutu. Meski demikian, ia meyakini kenaikan ini tidak terlalu berdampak bagi konsumen rumah tangga. Kondisi berbeda justru terjadi saat kelangkaan komoditi bawang putih dan cabe merah, beberapa waktu lalu.

“Jikapun ada tentunya harganya sangat mahal. Sekarang kedua komoditi itu aman dan harganya sudah kembali normal. Sedangkan komoditi lain seperti gula dan minyak goreng dan beras stoknya juga aman dan harganya stabil,” ujarnya.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, melalui Kasi Metrologi, Pengawasan dan Perlindungan Konsumen, Hendri Kurniawan, membenarnya adanya kelangkaan dan kenaikan komoditi garam di Pasar Mempawah.

“Sejak seminggu terakhir terjadinya kenaikan. Dari perkilogram Rp 6.500 menjadi Rp 10.000. Untuk berat 150 gram dari Rp 1.000 menjadi Rp 1.500. Kenaikannya sekitar 50 persen. Kenaikan juga terjadi pada garam non yodium yang dipergunakan untuk proses pembuatan ikan asin dan pertanian,” ujarnya. (fsa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here