Kaji Ulang Beras Kalbar Dijual ke Malaysia

134
Foto int

Pontianak, BerkatTV. Keputusan Menteri Pertanian RI yang akan mengekspor beras ke Malaysia tahun 2018 mendatang, mendapat tanggapan serius dari Ketua Ormas Indonesia Bekerja (Inaker) Kalimantan Barat, Andi Harun, Ar.

“Kalbar masih butuhkan beras yang sangat besar. Tapi ternyata akan dijual ke Malaysia. Harganya malahan lebih murah yaitu Rp7.800 per kg,” ujarnya Kamis (26/10).

Sementara di negeri sendiri seperti di Pontianak harga beras
Rp10.800 – Rp 11.500 per kg.

“Kenapa beras murah itu tidak dijual ke masyarakat saja. Kalau alasanya Kalbar surplus, mengapa masyarakat masih membeli dengan harga yang mahal. Ini jelas menguntungkan Malaysia,” tegas mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Pontianak ini.

Intruksi Presiden No.5 tahun 2015 telah mengatur tentang aturan pembelian gabah kering dan beras. Kemudian turunannya Keputusan Mendag No 57/M-DAG/PER/8/2016, tentang penetapan harga eceran tertinggi (HET) beras medium maupun premium.

Untuk wilayah Jawa, Lampung dan Sumsel beras medium Rp9.450 dan beras premium Rp12.800 per kg. Wilayah Sumatera, beras medium Rp9.950 dan premium Rp13.300 per kg.

Wilayah Bali, NTB, medium Rp9.450 dan premium Rp12.800 per kg. Wilayah NTT medium Rp9.950 dan premium Rp12.800 per kg. Sedangkan Kalimantan, medium Rp9.950 dan premium Rp13.300.

Maluku, medium Rp10.250 dan premium Rp13.600. Papua, mediuam Rp10.250 dan premium Rp13.600 per kg.

“Jelas bahwa harga beras premium di seluruh Indonesia tidak ada dibawah Rp10.000 per kg. Jadi rencana Kementan untuk jual ke Malaysia harus dikaji ulang,” harapnya.(jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here