Pernyataan Pjs Bupati Sanggau Mengundang Kontroversi

163
Pjs Bupati Sanggau Moses Tabah saat pidato di Deklarasi Damai yang dinilai kontroversial. Foto: Indra.

Sanggau, BerkatTV. Dibalik sambutan Pejabat sementara (Pjs) Bupati Sanggau Moses Tabah saat acara deklarasi damai, Minggu (18/2) kemarin mengundang kontroversi.

Kritikan tajam dilontarkan anggota tim pasangan Yansen-Ason bidang visi-misi Konggo Tjintalong Tjondro. Menurutnya, pernyataan tersebut terindikasi bernuansa politik. Tugas seorang Pjs pada intinya adalah mengisi kekosongan pemerintahan yang ditinggalkan petahana selama mengikuti Pilkada.

“Dia tidak boleh ikut masuk ke ranah Pilkada. Kewajiban dia adalah bagaimana Pilkada Sanggau ini dapat terlaksana dengan baik, aman, damai dan demokratis, serta keberlangsungan pemerintahan dalam melayani masyarakat selama Pilkada berlangsung,” pungkasnya.

Menurutnya Pjs Bupati tidak membuat gaduh proses Pilkada yang saat ini sedang berlangsung aman dengan melontarkan statemen yang kontra produktif.

“Kalau statmennya seperti itukan kesannya Pjs Bupati tidak netral dan mendukung salah satu calon. Mestinya dia mengingatkan calon tidak menggunakan politik SARA, anti diskriminasi, anti hoax dan anti politik uang seperti taglinenya KPU, bukan malah mencampuri urusan Pilkada, apalagi menyinggung masalah PAD, jelas itu bukan kewenangan dia,” tegasnya..

Sebelumnya, Pjs Bupati Sanggau Moses Tabah dalam sambutannya itu meminta paslon untuk tidak menjadikan isu pembangunan sebagai politik yang jelek. Menurutnya membangun Kabupaten Sanggau yang luas ini tak semudah membalikkan telapak tangan.

“Uang kita kurang. Semua minta bangun, PAD kita kecil. Jangan salahkan siapa-siapa, itu beban yang akan kita pikul bersama-sama memajukan Sanggau,” ucapnya kala itu. (iin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here