Ternyata Stress Bisa Menular. Kok Bisa ?

60

BerkatTV. Sebuah studi dalam jurnal Nature Neuroscience mengungkapkan jika pasangan Anda mengalami stress, maka kemungkinan kondisi yang sama juga akan diderita oleh Anda.

“Perubahan otak berhubungan dengan stress yang mendukung banyak penyakit jiwa termasuk PTSD (posttraumatic stress disorder), gangguan kecemasan dan depresi. Studi terbaru menunjukkan bahwa stress bisa menular. Apakah ini memiliki konsekuensi lain di otak, tidak diketahui,” ujar Profesor Fisiologi dan Farmakologi dari Universitas Calgary, Jaideep Bains.

Dalam studi itu, peneliti menggunakan tikus sebagai sasaran lalu mempelajari efek stress pada tikus jantan dan betina. Mereka melepaskan satu tikus dari masing-masing pasangan dan memaparkannya pada stress ringan. Para peneliti kemudian memeriksa respon populasi sel tertentu, khususnya neuron CRH yang mengendalikan respons otak terhadap stress. Mereka menemukan bahwa aktivasi neuron CRH (Corticotropin-releasing hormone) ini menyebabkan pelepasan sinyal kimiawi, yang disebut “feromon alarm” dari tikus yang mengingat pasangannya. Para peneliti mengatakan bahwa temuan ini mungkin juga bisa terjadi pada manusia.

“Kita siap mengkomunikasikan stress kita pada orang lain, terkadang tanpa menyadarinya. Bahkan ada bukti bahwa beberapa gejala stress dapat bertahan dalam keluarga dan orang-orang tercinta dari mereka yang menderita PTSD,” catat Bains seperti dilansir laman Indian Express. (ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here